PENGERTIAN
ETIKA DAN PROFESI
Etika merupakan ilmu
yang mempelajari mengenai nilai2 baik maupun buruk , dan berhubungan dengan
hal2 yang dianggap benar dan salah, kewajiban moralitas, serta kumpulan asas
atau nilai yang berkenaan dengan akhlak. Etika secara asal kata berasal dari
kata etika= moral->”mos” yang berarti adat kebiasaan, yakni nilai dan norma
yang menjadi acuan untuk mengatur tingkah laku seseorang di dalam komunitas
kehidupannya.
Profesi adalah kata
serapan dari sebuah kata dalam bahasa Inggris "Profess", yang
dalam bahasa Yunani adalah "Επαγγελια", yang bermakna: "Janji untuk memenuhi kewajiban
melakukan suatu tugas khusus secara tetap/permanen". Profesi adalah pekerjaan
yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan
khusus. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan lisensi
yang khusus untuk bidang profesi tersebut
CIRI
KHAS PROFESI
Menurut Artikel dalam International
Encyclopedia of education, ada 10 ciri khas suatu profesi, yaitu:
- Suatu bidang pekerjaan yang terorganisir dari jenis intelektual yang terus berkembang dan diperluas.
- Suatu teknik intelektual.
- Penerapan praktis dari teknik intelektual pada urusan praktis.
- Suatu periode panjang untuk pelatihan dan sertifikasi.
- Beberapa standar dan pernyataan tentang etika yang dapat diselenggarakan.
- Kemampuan untuk kepemimpinan pada profesi sendiri.
- Asosiasi dari anggota profesi yang menjadi suatu kelompok yang erat dengan kualitas komunikasi. yang tinggi antar anggotanya.
- Pengakuan sebagai profesi.
- Perhatian yang profesional terhadap penggunaan yang bertanggung jawab dari pekerjaan profesi.
- Hubungan yang erat dengan profesi lain.
ETIKA BERPROFESI DI BIDANG TEKNOLOGI
INFORMASI
Etika Profesional Komputer
Secara umum, perilaku etis yang diharapkan dari para profesional komputer yaitu : Jujur dan adil, memegang kerahasiaan, memelihara kompetensi profesi, memahami hukum yang terkait, menghargai dan melindungi kerahasiaan pribadi, menghindari merugikan pihak lain, dan menghargai hak milik.
Secara umum, perilaku etis yang diharapkan dari para profesional komputer yaitu : Jujur dan adil, memegang kerahasiaan, memelihara kompetensi profesi, memahami hukum yang terkait, menghargai dan melindungi kerahasiaan pribadi, menghindari merugikan pihak lain, dan menghargai hak milik.
Contoh Kode Etik TI :
IEEE-CS/ACM Code of Ethics and Professional
Practice
Dikembangkan berdasarkan 8 prinsip:
Dikembangkan berdasarkan 8 prinsip:
1. Pengembang sistem seharusnya bertindak konsisten
dengan kepentingan umum
- Menyetujui sistem jika memiliki keyakinan yang kuat bahwa sistem aman, memenuhi standar, melewati berbagai pengujian dan tidak mengurangi kualitas hidup, privasi, atau mengganggu lingkungan.
- Menyingkap setiap bahaya potensial pada pengguna.
- Adil dan hindari kecurangan dalam setiap pernyataan terkait dengan sistem.
- Menyetujui sistem jika memiliki keyakinan yang kuat bahwa sistem aman, memenuhi standar, melewati berbagai pengujian dan tidak mengurangi kualitas hidup, privasi, atau mengganggu lingkungan.
- Menyingkap setiap bahaya potensial pada pengguna.
- Adil dan hindari kecurangan dalam setiap pernyataan terkait dengan sistem.
2. Pengembang sistem seharusnya bertindak dalam
cara yang memberikan perhatian terbesar pada klien atau atasannya, konsisten
dengan kepentingan umum.
- Jujur akan keterbatasan pengetahuan dan pengalamannya.
- Simpan setiap informasi rahasia, konsisten dengan kepentingan umum dan hukum.
- Jujur akan keterbatasan pengetahuan dan pengalamannya.
- Simpan setiap informasi rahasia, konsisten dengan kepentingan umum dan hukum.
3. Pengembang sistem seharusnya meyakinkan bahwa
produknya dan segala perubahannya memenuhi standar profesional tertinggi yang
mungkin.
- Berupaya untuk mutu yang tinggi, biaya yang wajar, dan jadwal yang beralasan.
- Lakukan pengujian, penghapusan bug, dan pengkajian yang memadai terhadap sistem dan dokumen yang terkait.
- Hadapi setiap perawatan sistem dengan profesionalisme yang sama dengan
pengembangan baru.
- Berupaya untuk mutu yang tinggi, biaya yang wajar, dan jadwal yang beralasan.
- Lakukan pengujian, penghapusan bug, dan pengkajian yang memadai terhadap sistem dan dokumen yang terkait.
- Hadapi setiap perawatan sistem dengan profesionalisme yang sama dengan
pengembangan baru.
4. Pengembang sistem seharusnya memelihara
integritas dan independensinya dalam membuat suatu keputusan profesional
- Tidak terikat dengan praktik keuangan yang keliru.
- Perlihatkan ke semua pihak yang terkait, konflik kepentingan yang terjadi yang tidak dapat dibiarkan begitu saja.
- Tidak terikat dengan praktik keuangan yang keliru.
- Perlihatkan ke semua pihak yang terkait, konflik kepentingan yang terjadi yang tidak dapat dibiarkan begitu saja.
5. Manajer/pemimpin pengembangan sistem seharusnya
mengikuti dan mendorong pendekatan etis terhadap manajemen pengembangan sistem.
- Yakini bahwa para pengembang sistem telah diberitahukan standar-standar yang akan digunakan.
- Memberikan honor yang adil dan memadai.
- Tidak memberikan sanksi kepada siapapun yang memberikan perhatian etis mengenai proyek.
- Yakini bahwa para pengembang sistem telah diberitahukan standar-standar yang akan digunakan.
- Memberikan honor yang adil dan memadai.
- Tidak memberikan sanksi kepada siapapun yang memberikan perhatian etis mengenai proyek.
6. Pengembang sistem seharusnya menaikkan
integritas dan reputasinya konsisten dengan kepentingan umum.
- Memasyarakatkan pengetahuan umumakan pengembangan sistem.
- Akurat dalam menyatakan karakteristik perangkat lunak yangdikerjakannya.
- Bertanggung jawab untuk mendapatkan, memperbaiki, dan melaporkan kesalahan dalam sistem dan dokumentasi yang terkait yang sedang dikerjakannya.
- Memasyarakatkan pengetahuan umumakan pengembangan sistem.
- Akurat dalam menyatakan karakteristik perangkat lunak yangdikerjakannya.
- Bertanggung jawab untuk mendapatkan, memperbaiki, dan melaporkan kesalahan dalam sistem dan dokumentasi yang terkait yang sedang dikerjakannya.
7. Pengembang sistem seharusnya adil dan memberi
dukungan kepada rekan sejawatnya.
- Hargai pekerjaan orang lain
- Berikan pemahaman yang adil akan pendapat, perhatian, dan keberatan dari rekan sejawat.
- Untuk hal-hal di luar kompetensi yang dimiliki, minta pendapat dari profesional yang berkompetensi di bidang tersebut.
- Hargai pekerjaan orang lain
- Berikan pemahaman yang adil akan pendapat, perhatian, dan keberatan dari rekan sejawat.
- Untuk hal-hal di luar kompetensi yang dimiliki, minta pendapat dari profesional yang berkompetensi di bidang tersebut.
8. Pengembang sistem seharusnya belajar terus
terkait dengan praktik profesinya dan seharusnya mendukung pendekatan etis
dalam praktik profesinya.
- Menambah pengetahuannya
- Meningkatkan kemampuannya dalam mengembangkan sistem berkualitas yang aman, andal, dan berguna
- Meningkatkan kemampuannya untuk menghasilkan dokumentasi yang akurat, informatif, dan ditulis dengan baik.
- Menambah pengetahuannya
- Meningkatkan kemampuannya dalam mengembangkan sistem berkualitas yang aman, andal, dan berguna
- Meningkatkan kemampuannya untuk menghasilkan dokumentasi yang akurat, informatif, dan ditulis dengan baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar