18 Mar 2012

Ekstrapolasi Sederhana


Ekstrapolasi berarti menghubungkan nilai-nilai dengan titik-titik di luar kisaran yang ditunjukan oleh data dasar yang kita miliki, dengan cara memproyeksikannya berdasarkan pola hubungan yang tampak dalam data dasar tersebut.
Metode penaksiran biaya yang paling sederhana ialah dengan cara mengekstrapolasikan tingkat biaya marginal atau biaya variabel rata-rata saatini (kebelakang atau kedepan) pada tingkat-tingkat output lainnya.
Perusahaan sering kali menganggap bahwa biaya marginal atau biaya variabel rata-rata mereka adalah konstan pada kisaran tingkat output tertentu yang berdekatan dengan tingkat output yang dicapai sekarang.
Jika kita hanya memiliki satu observasi data biaya/output (yaitu pada tingkat sekarang), maka antisipasi bagi terjadinya keadaan diminishing returns ini harus dibuat atas dasar pertimbangan naluriah (judgement), pengalaman atau intuisi. Misalnya, pembuat keputusan menganggap bahwa kemungkinan yang paling masuk akal adalah bahwa biaya marginal cenderung meningkat sebesar 2 persen untuk setiap 1 persen tambahan output.
Contoh: Perusahaan pakaian jadi PT GITA PRATIWI memperoleh peluang untuk menjual 500 lusin pakaian dalam kepada para pembeli sebuah took dengan diskon tertentu. Perusahaan tersebut menetapkan harga rata-rata Rp.7 ribu per lusin. Tiba-tiba ada perubahan mendadak dalam manajemen perusahaan tersebut dan manajer produksi yang baru sangat terkejut karena tidak adanya data tingkat produksi atau memperkirakan berapa besar biaya inkremental yang terjadi. Namun demikian, dengan bekerja cepat, manajer tersebut akhirnya mengetahui bahwa untuk minggu sekarang, tingkat produksi sebanyak 7000 lusin dengan total biaya variabel (TVC) Rp 42juta. Berarti biaya variabel rata-ratanya adalah Rp.6ribu per lusin pada tingkat output tersebut. Tingkat output yang direncanakan untuk beberapa minggu berikutnya juga sebanyak 7.000 lusin, sehingga untuk memenuhi pesanan took tersebut tingkat output harus ditingkatkan menjadi 7.500 per minggu yang masih dalam jangkauan kapasitas pabrik.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar